KH Nursalam Abdul Muthalib secara simbolik membuka agenda Masa Perkenalan Pesantren Darul Huffaz TA 2020/2021

KH Nursalam Abdul Muthalib secara simbolik membuka agenda  Masa Perkenalan Pesantren  Darul Huffaz TA 2020/2021

 

Tahun ajaran baru akan segera dimulai,mengawali hal tersebut Ponpes Darul Huffaz mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Pesantren Darul Huffaz (MPPDH) TA 2020/2021. Upacara pembukaan acara digelar dilapangan pondok putra dan dihadiri oleh seluruh santri baru baik putra dan putri serta jajaran guru pengajar serta asatidz / ustazad.Dalam kesempatan ini hadir pula KH. Nursalam Abdul Muthalib Al Hafidz selaku pimpinan Ponpes Darul Huffaz setelah kembali dari kegiatan dakwah beberapa waktu yang lalu.

Mengawali acara Ust Aifan Atrah selaku pembawa acara mempersilahkan kepada Ust Tikno Agung untuk memberikan sambutan selaku ketua penyelenggara MPPDH. Beliau dalam sambutan nya menyampaikan bahwa pada tahun ajaran baru ini terdapat 199 santri baru dengan 98 jumlah santri putra dan 101 jumlah santri putri dari semua madrasah baik ibtidaiyah,tsanawiyah maupun aliyah. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingi nya kepada seluruh santri baru karena tetap kuat dan bersemangat untuk terus menuntu ilmu meski dalam kondisi yang sedang sulit dan tak lupa juga berterimakasih kepada segenap orangtua santri yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk menuntut ilmu di Darul Huffaz.

 

Selanjutnya Direktur Pendidikan Ust Muhammad Iqbal Lc. Al Hafidz memberikan sambutan,beliau menyampaikan kepada peserta upacara bahwa kegiatan belajar mengajar akan digelar pekan depan dan berharap semoga seluruh santri betah dan menikmati kegiatan di pondok. “Allah SWT menaikan derajat orang-orang yang menuntut ilmu, dengan catatan mulai sekarang mari perbaiki niat kita semua,jangan ada niat lain dalam hati kita untuk datang kepondok ini kecuali hanya untuk memperoleh ridho Allah SWT, maka insyAllah segala urusan kita akan dimudahkan” sambung beliau. Beliau mengatakan bahwa bila di dunia kita melalui jalan untuk menuntut ilmu maka kelak Allah SWT akan memudahkan jalan menuju syurga. Dan keutamaan bagi orang-orang yang meninggal ketika sedang menuntut ilmu akan dihitung sebagai syuhada / mati syahid.

Kemudian KH Nursalam Abdul Muthalib Al Hafidz membuka acara MPPDH secara simbolik diakhir acara, tak lupa beliau berpesan dengan singkat namun sangat bermakna bahwa target seorang santri hafidz Quran bukan hafalan 1 juz, 3 juz atau 30 juz tapi “target kita adalah syurga”. Karena syurga sangat luas maka kita harus mengajak serta seluruh keluarga kita,terutama kedua orangtua karena itu merupakan keutamaan dari para penghafal Al Quran. Jalan menuju syurga tentu berliku dan banyak rintangan,”semoga kita memperoleh doa-doa para malaikat dalam setiap majelis-majelis ilmu” tutup beliau. Selamat datang para pemimpin masa depan, barakallahfiekum.

Galeri foto cek IG ppdhlampung

Galeri video cek     ppdh tv