DARUL HUFFAZ GELAR SHOLAT ISTISQA

DARUL HUFFAZ GELAR SHOLAT ISTISQA

Musim kemarau panjang yang terjadi hampir di seluruh belahan negeri ini mulai banyak menimbulkan dampak yang serius. Mulai dari kekeringan, gagal panen hingga musibah kebakaran yang melanda wilayah hutan dan lahan di Sumatera , Kalimantan dan wilayah lainnya. Di PPDH sendiri meski debit air sudah berkurang drastic namun Alhamdulillah dalam hal pemenuhan kebutuhan air guna kegiatan sehari-hari di pondok masih terbilang cukup. Hukum shalat Istisqo adalah sunnah muakkadah bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum dan kebutuhan lainnya. Dan dianjurkan bagi kaum muslimin lainnya yang masih mendapatkan air, sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Atas dasar inilah PPDH berinisiatif menggelar sholat Istisqa guna mengamalkan sunnah Rosulallah SAW sekaligus bentuk pertolongan bagi ummat yang sedang mengalami musibah akibat kemarau panjang. Ini juga sebagai bentuk pendidikan kepada para santri agar mengerti dan dapat mengamalkannya. Sholat dilaksanakan pukul 9.30 WIB yang di imami oleh Ust Al Hafidz Heri Soleh L.c dilanjutkan dengan Khutbah dan doa yang dipimpin oleh Ust Ardiyasi L.c.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Istisqo

  1. Shalat dua rakaat, sebagaimana shalat ‘Ied, rakaat pertama takbir tujuh kali dan kedua lima kali.
  2. Rakaat pertama disunnahkan membaca surat Al-A’la dan rakaat kedua surat Al-Ghasiyah
  3. Setelah shalat, diteruskan dengan khutbah dua kali.
  4. Berdoa menghadap kiblat dan mengangkat dua tangan.
  5. Dianjurkan doa Istisqo dibacakan oleh Ahli Bait dan orang shalih
  6. Bertawasul dengan amal shalih
  7. Khusus untuk kaum lelaki disunnahkan memindahkan dan membalikkan selendang atau sorbannya.
  8. Dianjurkan imam keluar bersama masyarakat.

Adab sebelum shalat Istisqo

  1. Memperbanyak istighfar dan taubat di hari-hari sebelumnya
  2. Menghindari perbuatan zhalim dan mengembalikan hak-hak orang yang terzhalimi
  3. Didahului dengan berpuasa tiga hari
  4. Hari pelaksanaan dianjurkan puasa.
  5. Memperbanyak sedekah.
  6. Sebelum pelaksanaan, disunnahkan melakukan thaharah seperti, mandi, bersiwak, menjauhkan perhiasan dan wangi-wangian, memakai baju yang sederhana.
  7. Berangkat ke tempat dalam keadaan tawadhu, khusyu’, berharap pada Allah.

Doa Ketika Hujan Telah Turun

اللّهُمَّ اجْعَلهُ صَيِّبَاً هَنِيئاً نافعاً. اللهم حوالينا ولا علينا.ويقولون: مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

“ Ya Allah jadikan hujan yang menyejahterakan dan bermanfaat. Ya Allah turunkan di sekeliling kami bukan adzab bagi kami”. Dan jamaah mengucapkan:” Hujan turun dengan karunia dan rahmat Allah”.

 

BACA JUGA : KLARIFIKASI POLRES PESAWARAN TERKAIT VIDEO PENGANIAYAAN