ALDO : CARA MENGENAL ISLAM ADALAH MASUK PONDOK PESANTREN

ALDO : CARA MENGENAL ISLAM ADALAH MASUK PONDOK PESANTREN

Aldo Firjatullah nama lengkapnya,santri yang berasal dari Tanjung Batu Kab Ogan Ilir Prop Sumsel ini akrab disapa dengan panggilan Aldo merupakan anak pertama dari orangtua Bapak Reni Paslah dan Ibu  Sri Hayatunnufus. Sejak kecil sudah gemar membaca Al Quran,hal ini terbukti dari adanya kesempatan yang diberikan oleh masyarakat Sumsel khususnya untuk mewakili dalam ajang MTQ tingkat nasional di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016. Ketika itu Aldo baru memasuki Ponpes Darul Huffaz. Sebagai santri baru Aldo cukup mudah dikenali oleh rekan-rekan santri lainnya maupun oleh dewan guru dan asatidz karena alunan suaranya yang merdu dalam membaca Al Quran maupun menjadi muadzin dan imam sholat. Saat ini  Aldo duduk dibangku kelas X Madrasah Aliyah Darul Huffaz,dan mendapat kesempatan untuk tampil dalam ajang Festival Pesantren VI yang digelar oleh Ma’had Al-Jami’ah UIN Radin Intan Lampung. Alhamdulillah Aldo mendapat predikat Juara 1 Kategori Lomba Thafidz Juz 30 se-Lampung.

Alasan yang membuat Aldo memilih untuk meneruskan pendidikan di Ponpes Darul Huffaz karena ingin menjadi generasi muda yang mengenal agama Islam, bukan sekedar dari luar atau chasing nya saja namun secara detail dan kaffah atau menyeluruh. Maka cara pertama yang ditempuh adalah masuk ke dalam lembaga pendidikan Islam. “Disini banyak sekali pelajaran yang didapat, terutama ilmu Al Quran karena tanpa Al Quran hidup akan terasa hampa” ujarnya. Aldo juga berharap dengan menuntut ilmu di pondok pesantren dapat menjadikanya pribadi yang lebih baik lagi dan bermanfaat untuk masyarakat. Selamat untuk Aldo Firjatullah semoga apa yang diperoleh dapat menjadi pemacu semangat baik untuk diri sendiri dan juga menginspirasi bagi rekan-rekan yang lain tabarakallahu.

 

BACA JUGA : INFO PENERIMAAN SANTRI BARU DARUL HUFFAZ